Gempa Terdahsyat Di Yogyakarta – Indonesia

Gempa Terdahsyat Di Yogyakarta – Indonesia

Gempa Terdahsyat Di Yogyakarta – Indonesia – Mungkin bagi Anda yang tinggal di Indonesia pastinya sangat mengingat tentang kejadian bencana alam terbesar kedua di Indonesia.

Memang semua pihak pun tak menyadari tentang hal akan terjadinya gempa bumi dengan kekuatan 5,9 skala Richter di tanah Jawa, Kota Yogyakarta. Sebelum kejadian gempa tersebut semua orang masih takut tentang ancaman dari lahar merapi. Namun semuanya pun berbeda dan bersumber dari gempa di Laut.

Banyak Korban Atas Gempa Terdahsyat Di Indonesia

Gempa Terdahsyat Di Yogyakarta – Indonesia

Sesuai dengan sumber dari kompas bahwa kejadian Gempa di Yogyakarta ini memakan korban sebesar 3.098 korban meninggal duni serta 2.971 orang berasal dari Kota Bantul tepat pada 27 Mei 2006 yang lalu.

Itu juga membuat berbagai bangunan hancur dengan total mencapai 3.824 bangunan, infrastruktur serta terputusnya jaringan telekomunikasi di Bantul dan Yogja. Jika membahas tentang korbanya ini juga berasal dari Yogya, Slemean, Gunung Kidul, Klaten serta kulon progo dan juga boyolalo.

Untuk gempa ini pun menimbulkan korban tewas akibah tertimpa bangunan yang roboh dan banyak juga korban luka akibat timbulnya rasa panik yang ada. Awalnya mereka semua panik dan malah menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang serba kacau dan membuat warga terluka.

Gempa Terdahsyat Di Yogyakarta - Indonesia

baca artikel sebelumnya tentang kerusuhan india upaya menentang uu

Menurut BMKG Yogyakarta, gempa yang satu ini memiliki kekuatan terbesar yakni 5.9 SR dimana terjadi tepat dipukul 05.53 di lepas pantai samudra Hindia. Memang perlu diakui kembali bahwa posisi eposentrum terletak pada koordinat 8,26 LS dan 110.33 BT ataupun berada di lokasi Yogyakarta pada kedalaman 33 KM.

Namun tentunya gempa yang terjadi diatara lempeng Indo Australia serta Lempeng Eurasia ini hanya berjarak 150-180 km di selatan dari pantai Pulau Jawa. Untuk gempa utama ini kemudian diikuti dengan adanya gempa susulan yang membuat semua fasilitas ekonomi menjadi terputus.

Kelumpuhan itu diantaranya adalah listrik yang padam, tertutupnya akses ke bandara Adisutjipto, macetnya BTS Telkomsel, kerusakan KA serta ambrunya berbagai pusat pasar di Yogyakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *