Bencana Alam di NTT dan Timor Leste, Banjir Bandang

Bencana Alam di NTT dan Timor Leste, Banjir Bandang

Bima di NTB, Flores Timur dan Lembata di NTT disapu banjir bandang pada Minggu 4 April 2021. Namun, tetangga Indonesia juga ikut mengalami bencana yang sama. Sejumlah wilayah di Nusa Tenggara mendadak diguyur hujan deras dan dilanda banjir bandang dalam waktu yang hampir bersamaan.

Banjir dan tanah longsor menyebabkan bendungan meluap, menenggelamkan ribuan rumah dan membuat petugas penyelamat berjuang untuk menjangkau korban yang terjebak setelah kejadian tersebut.

Sebanyak 34 orang tewas akibat banjir bandang di Timor Leste. Banjir terjadi akibat Siklon Tropis Seroja seperti yang menghantam Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia.

Bencana Alam di NTT dan Timor Leste, Banjir Bandang

Salah satu korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut adalah anak-anak berusia dua tahun, kata saksi mata kepada Reuters. Sementara, pejabat Perlindungan Rakyat Sipil Timor Leste belum memberikan komentar langsung terkait kejadian longsor ini.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Josef Nae Soi mengatakan setidaknya 80 orang meninggal akibat banjir bandang di Flores Timur dan Lembata.

Korban Bencana Alam di NTT dan Timor Leste Terus Bertambah

Timor Timur alias Timor Leste dilanda bencana banjir bandang dan longsor di hari yang sama akibat cuaca ekstrem. Saking parahnya, Istana Kepresidenan Timor Leste ikut terendam oleh banjir.

Perdana Menteri Timor Leste Taur Matan Ruak mengatakan bencana yang menerjang negaranya juga menimbulkan kerugian mencapai lebih USD100 juta atau sekitar Rp1,5 triliun.

Bencana juga mengakibatkan tembok penahan air laut di Kota Aileu, yang berjarak 47 kilometer dari ibu kota Dili, hampir seluruhnya runtuh, serta banyak jalan terblokir.

Korban Bencana Alam Timor Leste

Tak hanya itu, kini ada kekhawatiran banjir akan mencegah pesawat yang membawa vaksin COVID-19 pertama untuk bisa mendarat. Sementara di NTT, penularan virus corona telah dilaporkan mengalami peningkatan, seperti yang disebutkan oleh Doni Monardo, Kepala BNPB, Senin kemarin.

Pada minggu 4 April 2021 pendataan pertama saja sudah tercatat korban yang meninggal sebanyak 50 orang. Beberapa laporan terkini menunjukkan jumlah korban tewas terus meningkat.

Di NTT, banjir bandang dan tanah longsor terjadi di Kabupaten Flores Timur (Flotim), tepatnya di empat desa di tiga kecamatan. Banjir juga melanda Bima, NTB. Puluhan ribu orang terdampak bencana ini dan beberapa di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Korban yang terluka telah dievakuasi ke desa-desa tetangga yang tidak terkena banjir bandang. Gambar dari Lembata menunjukkan orang-orang mengarungi lumpur tanpa alas kaki, mengevakuasi korban dari rumah-rumah yang runtuh dengan tandu darurat.